Konten Promosi

Kenapa sih ada Orang yang suka beli banyak buku tapi males untuk membacanya?

Kenapa sih ada Orang yang suka membeli banyak buku tapi malas untuk membacanya

Kamu orang yang suka beli buku di Gramedia atau Toko online? Suka sih beli banyak tapi malas baca. Nah perilaku ini disebut orang yang Tsundoku 

Apa sih arti dari Tsundoku ini? Nih mimin kasih tau!

Kata "Tsundoku" berasal dari zaman Meiji (1868-1912) yang artinya umpatan di Jepang. Beli banyak buku atau mengoleksi banyak buku dan membiarkannya terus pergi. Artinya beli buku untuk dibacanya entah kapan (Tidak Pasti). Atau bisa juga diartikan sebagai penimbun buku yang tak pernah dibaca.

Perilaku Tsundoku dipengaruhi beberapa hal :

- Ada promo buku murah atau diskon terus berkeinginan membeli buku tanpa berniat untuk membacanya. Ini sering terjadi sih hehe

- Kebanyakan jenis buku Fiksi dan buku Cerita 

- Buku dianggap sebagai ukuran tingkatan intelektual.

Kasus yang pernah terjadi :

Kasus Tsundoku terjadi pada Frank Rose, Pria asal Amerika Serikat. Dia memiliki 13.000 buku yang belum sama sekali ia baca, kemudian disumbangkan ke perpustakaan Arden-dimmick-Liblary

Selain itu terjadi juga pada Racher Krahamel Bussel dia mendonasikan ratusan bukunya ke toko buku. Tetapi dia juga masih menyimpan buku yang menurutnya untuk tidak didonasikan. Mungkin buku pribadi atau buku favoritenya hehe

Cara mengatasi perilaku "Tsundoku" atau si tukang nimbun buku dan gak pernah dibaca : 

- Usahakan membeli buku yang kamu minati dan jangan membelinya dalam jumlah yang banyak. Biar langsung dibaca lebih baik beli satu satu saja

- Tidak berfikir untuk membaca semua isi buku sekaligus.

- Cari di google Sinopsis dari buku yang mau kamu baca, itu bisa menarikmu untuk membaca buku tersebut.

Nah itu artian dari Tsundoku. Semoga yang punya perilaku ini cepat bisa sembuh dari kebiasaan yang bisa dikatakan salah satu kebiasaan yang buruk ini hehe


Belum ada Komentar untuk " Kenapa sih ada Orang yang suka beli banyak buku tapi males untuk membacanya?"

Posting Komentar

Konten Iklan

Artikel Terkait

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel