Konten Promosi

Alasan Kenapa Studio WIT Menolak AOT S4 dan MAPPA Malah Menerimanya

Alasan Kenapa Studio WIT Menolak AOT S4 dan MAPPA Malah Menerimanya

Proyek AOT S4 Final asalnya mau diberikan lagi kepada Studio WIT, mengingat studio tersebut yang telah menggarap Attack On Titan ini dari Season pertama sampai Season ketiganya. Tetapi Studio WIT malah menolaknya. Lah memangnya kenapa? Apakah takut hasilnya mengecewakan fans? Atau takut dihujat? Tentu saja tidak. Karena mereka menggarap suatu anime itu dengan gaya atau Style mereka sendiri. Tidak juga mengecewakan fans apalagi takut dihujat karena hujatan atau kritikan itu sudah hal yang biasa terjadi.

Alasan yang sebenarnya yaitu karena diburu buru dan merasa tidak sanggup. Maksudnya pihak komite team yang terus meminta perilisan AOT pada akhir tahun 2020. Untuk mengepush penjualan manganya. Kalau misalkan manganya sudah tamat duluan sebelum animenya mungkin tidak akan viral atau hype lagi karena manganya tamat duluan. 

Bukan hanya WIT yang menolak lho! Setelah WIT menolak Studio lain ditawari juga tapi sama seperti WIT menolak dengan alasan yang sama juga. Beda sama salah satu studio yang menerimanya. Yaitu Studio Mappa. Kenapa Mappa malah menerimanya? Bagi para produsen Anime ini adalah suatu bisnis dan peluang besar untuk mendapatkan keuntungan. Ini sudah dijawab langsung sama CG Direktur Shuhei Yabuta yang menyebutkan "Apabila Attack On Titan Season 4 (Final Season) tidak digarap oleh Studio Mappa mungkin S4 ini tidak akan pernah ada". Hanya ada dua pilihan saja yaitu menggarap dan menolak. Mappa mengiyakan tawaran ini karena bisa mendapat keuntungan dan juga untuk menyenangkan para Fans.

Tetapi setelah digarap dan tayang banyak sekali yang menghujatnya. Dari CGI yang kebanyakan lah, Style seperti itulah, juga banyak dibandingin sama Season 3 nya. 

Soal CGI itu sebenarnya bukan buatan Mappa tapi Studio lain. Kalau gaya atau Style itu memang sengaja dimiripkan sama manganya. Kalau kamu heran kok Levi, Mikasa jadi berisi begini pipinya? Mungkin kamu tidak membaca manganya. Padahal di manganya sih sama saja. Dan soal dibandingin sama Season 3 apalagi dibandinginnya sama Levi lawan Beats Titan. 

Levi lawan Beast Titan itu memang bagus sekali sampai mendapatkan Nilai sempurna 10 dari Imdb. Ya hasilnya maksimal dan pengerjaannya juga maksimal. Hanya demi scene tersebut membutuhkan waktu 4 Bulan lamanya. Kalau Season 4 ini diburu buru 16 Episode dalam 1 Tahun. Biasanya anime dengan 12/13 episode saja membutuhkan 1 setengah tahun. Ditambah lagi sekarang sedang ditimpa musibah Pandemi. Jadi sampai sini mungkin sudah faham ya! Karena deadline yang sangat padat juga pakai CGI buat memangkas anggaran produksi. Hasilnya pun diusahakan semaksimal mungkin.

Mulai sekarang berharap saja Mappa mau terus melanjutkan projek ini biar tidak Hiatus (Stop). Mungkin bakal ada Part 2 atau movienya nanti. Karena 16 Episode nampaknya tidak cukup sampai Eren Rumbling atau melakukan Gemuruh Titan.Semoga saja endingnya tidak dipotong banyak dari manganya juga endingnya tidak seburuk yang dikatakan bang hajime Isayama. hehehe

Belum ada Komentar untuk "Alasan Kenapa Studio WIT Menolak AOT S4 dan MAPPA Malah Menerimanya"

Posting Komentar

Konten Iklan

Artikel Terkait

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel