Konten Promosi

Kenapa Anime Jarang Ditayangkan Stasiun Televisi di Indonesia?

Kenapa Anime Jarang Ditayangkan Stasiun Televisi di Indonesia?

Ini alasan kenapa anime jarang ada di tv, kalau tayang juga pasti animenya itu-itu saja.

1. Lisensi Yang Tidak Murah

Tentu saja pihak televisi tidak asal menayangkan sebuah anime, mereka diharuskan untuk membeli lisensi terlebih dahulu. Lisensi berfungsi untuk memberi Royality kepada si pembuat anime dan bisa juga kepada Authornya. Pihak televisi harus mempertimbangkan soal lisensi karena harganya yang tidak murah. 

Sama seperti channel YouTube Muse Indonesia juga tidak asal tayangin sembarangan tetapi harus membeli lisensi terlebih dahulu. Itulah alasan kenapa jarang sekali ada anime kesukaanmu di tv, karena kalau anime yang sangat terkenal pastinya harga lisensinya juga mahal.

2. Harus Merekrut Dubber Indonesia

Tidak seperti kartun Upin-Ipin dan kartun negara Malaysia lainnya yang bahasanya hampir mirip dengan bahasa Indonesia sehingga kebanyakan orang akan mengerti percakapan karakter yang ada didalam kartun tersebut, sedangkan Anime itu bahasa Jepang, dimana sangat jauh sekali kemiripan antara bahasa Jepang dan bahasa Indonesia.

Disinilah stasiun televisi membutuhkan jasa seorang dubber. Dubber itu adalah seorang pengisi suara. Disini Anime tidak menggunakan bahasa Jepang dan akan dialih bahasa menjadi bahasa Indonesia supaya percakapan antara karakter anime tidaklah susah dimengerti. Karena kalau pakai subtitle orang yang tidak terbiasa akan menganggap kalau subtitlenya kecepatan. Tentu saja pihak televisi harus mencari dubber yang cocok. Itu membutuhkan waktu yang lama dan juga harga dubber yang tidaklah murah. Contoh anime yang pakai dubbing Indonesia adalah anime Naruto.

3. Fanservice Yang Banyak 

Kendala lain selain harga lisensi dan dubbing, yaitu didalam anime banyak sekali fanservice yang muncul. Fanservice merupakan scene dewasa (Ecchi) yang dikhususkan untuk para penonton.

Baca Juga :

> Fanservice Yang Ada di Anime Terkesan Bagus atau Jelek?

Karena di televisi ini umum. Yang artinya tidak cuman orang dewasa saja yang menonton tv, tetapi anak-anak juga bisa. Kalau didalamnya banyak adegan ecchi justru berbahaya untuk anak-anak.

4. Sensor Yang Ada Dimana-mana

Sensor yang ada di Indonesia sangatlah ketat  Bahkan terkadang adegan yang bukan Ecchi juga disensor. Sensor disini tidak nanggung-nanggung sensornya kebanyakan menutupi si karakter anime hehe...

Karena sensor yang kebesaran, para penonton pun enggan menonton di televisi dan mengambil alternatife lain yaitu menonton di YouTube atau mendownload disitus kesayangan mereka. Karena itulah pihak stasiun televisi terkait harus memecahkan masalah ini. 

Nah, jadi itulah beberapa alasan kenapa jarang ada anime di televisi. Kamu harap anime apa yang akan tayang di Televisi?

Belum ada Komentar untuk "Kenapa Anime Jarang Ditayangkan Stasiun Televisi di Indonesia?"

Posting Komentar

Konten Iklan

Artikel Terkait

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel