Konten Promosi

'Quarter Life Crisis' Overthinking di Usia 18 Tahunan

'Quarter Life Crisis' Overthinking di Usia 18 Tahun-an

Quarter Life Crisis atau yang sering disebut "Krisis Seperempat Abad" merupakan sebuah periode dimana seseorang yang berumur 18-30 tahun akan merasakan bahwa dia tidak memiliki sebuah arah dan tujuan, mengalami kecemasan akan masa depan (ketidakpastian kehidupannya di masa depan), bingung akan kegiatan apa yang mau dia lakukan, dan galau akan karier, kehidupannya juga percintaannya. Apakah kamu pernah mengalaminya atau sekarang sedang mengalaminya?

Bukan hanya itu saja, lebih parahnya orang yang mengalami ini sering bertanya kepada dirinya sendiri bahwa dia itu payah dan tidak mempunyai tujuan hidup.

Penyebab Quarter Life Crisis 

Quarter Life Crisis bermula ketika seseorang melepas masa kanak-kanaknya dan menuju pase kedewasaan. Ada beberapa kondisi terjadinya Quarter Life Crisis yaitu :

- Memikirkan Karirnya di masa depan

- Menjalani kehidupan sendiri (Mandiri)

- Melihat teman seumuran sudah berada di puncak kesuksesan terlebih dahulu

- Bingung membuat keputusan untuk jangka yang panjang.

Ciri-ciri Quarter Life Crisis 

Berikut ini ciri-ciri apakah orang sedang mengalami Quarter Life Crisis :

- Sulit ketika mengambil sebuah keputusan

- Selalu memikirkan masa depannya

- Merasa Iri kepada teman yang sudah sukses terlebih dahulu

- Menjalani hidup dengan banyak beban pikiran

- Merasa terjebak didalam keadaan yang tidak disukai

- Tidak ada motivasi yang membuat diri sendiri bersemangat

- Selaku khawatir akan kehidupannya saat ini.

Solusi Quarter Life Crisis

Apakah kamu benar-benar mengalami hal ini? Terus bagaimana solusinya? Berikut ini solusi menghadapi Quarter Life Crisis:

1. Coba ubahlah kekhawatiranmu menjadi sebuah tindakan nyata

Kamu khawatir kamu tidak akan pernah bisa mendapatkan pekerjaan atau bahkan pacar. Nah, yang harus kamu lakukan adalah jangan terlalu dipikirkan. Coba kamu berusaha saja untuk mendapatkan sebuah pekerjaan dan juga berusaha mendekati seseorang yang kamu sukai. Intinya berhenti untuk terus dipikirkan dan ayo mulailah!.

2. Jangan bandingkan Hidup kamu dengan Hidup orang lain

Kamu khawatir karena temanmu itu lebih maju daripada kamu. Kamu terus saja memikirkan hal ini sampai-sampai tidak tidur dan terjaga semalaman. Mulai sekarang cobalah untuk tidak selalu membandingkan dirimu dengan orang lain. Karena membandingkan diri itu hanya membuang waktumu dan akan membuatmu overthinking. 

Coba pikirkan kalau kamu bisa melampaui temanmu itu dan lakukanlah!.

3. Belajarlah untuk mengenali dirimu sendiri

Ketika kamu sedang mengalami Quarter Life Crisis, kamu seakan akan kamu mengabaikan apa yang sekarang kamu miliki yang orang lain tidak miliki. Jangan selalu memikirkan orang lain terus. Hargailah dirimu sendiri terlebih dahulu.

Jangan terlalu meniru seseorang untuk membuat dirimu dihargai. Cukup lakukanlah kebiasaanmu sehari-hari dan jadilah dirimu sendiri. Maka kamu akan mencintai dirimu sendiri dan mungkin saja dengan menjadi diri sendiri ada yang suka kepadamu. 

Nah, jadi itu dia pengertian, penyebab, ciri-ciri dan solusi tentang Quarter Life Crisis. 

Quarter Life Crisis bisa terjadi pada semua orang yang umumnya berusia 18-30 tahun. Oleh karena itu kamu harus mempersiapkan mental yang kuat untuk menghadapi ini.

Sumber : Alodokter 

Belum ada Komentar untuk "'Quarter Life Crisis' Overthinking di Usia 18 Tahunan"

Konten Promosi

Artikel Terkait

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel